Membaca SMS dari PC

Kirim-kiriman SMS memang asyik, apalagi kalo menggunakan PC, meski tetep aja bayar :-)


Selasa Pahing, 14 Juni 2005

Pembukaan

Bagi yang sering kirim-kiriman SMS, kalo cuma mengandalkan kapasitas penyimpanan dalam handset (handphone), suatu saat pasti pernah mengalami penuhnya inbox. Hal tersebut berlaku untuk jenis manusia yang sayang untuk menghapus SMS kiriman dari someone special. Tapi tidak berlaku untuk jenis manusia yang suka menulis ulang isi SMS ke dalam MS-Word (aku pernah menemukan manusia jenis ini)., sehingga Inboxnya tidak pernah penuh.

Jika anda ingin mengandalkan PC untuk menyimpan isi inbox, anda dapat menggunakan banyak aplikasi siap pakai yang dapat digunakan untuk menyimpan atau mentransfer SMS. Saya sering menggunakan aplikasi bawaan dari vendor HP (PC Suite untuk Nokia, Data Suite untuk Siemens, ada juga untuk SonyEricsson), juga ada Logo Manager buatan pihak ketiga.

Selain menggunakan aplikasi siap pakai tersebut, kali ini saya membahas bagaimana cara berkomunikasi langsung dengan HP, menggunakan AT-Command, lewat port serial.

Format PDU

Hal pertama yang saya bahas adalah, bahwa setiap pengiriman SMS, baik dari HP menuju operator, atau sebaliknya, selalu menggunakan format PDU (Protocol Data Unit), yaitu paket data dimana pesan SMS dikemas, bersama informasi tanggal, nomor tujuan, nomor pengirim, nomor operator, jenis skema SMS, masa valid SMS, dan beberapa hal lain (tergantung jenis paketnya).

Berikut ini adalah contoh PDU yang diterima oleh HP (New SMS atau Inbox):

07 91 2658050000F0 04 0C 91 265836164900 00 00 506020 31133180 04 C830FB0D

Dengan keterangan sebagai berikut:

Oktet / Digit HexaKeterangan
07Panjang atau jumlah pasangan digit dari nomor SMSC (service number) yang digunakan, dalam hal ini adalah 7 pasangan (14 digit berikutnya)
91Jenis nomor SMSC. Angka 91 menandakan format nomor internasional (misal +6281xxx). Untuk 081xxx menggunakan angka 81.
2658050000F0 Nomor SMSC yang digunakan. Karena jumlah digit nomor SMS adalah ganjil, maka digit paling belakang dipasangkan dengan huruf F. Kalau diterjemahkan, nomor SMSC yang digunakan adalah +62855000000 (IM3)
04Oktet pertama untuk pesan SMS yang diterima
0BPanjang digit dari nomor pengirim (0C hex = 12 desimal)
91Jenis nomor pengirim (sama dengan jenis nomor SMSC)
265836164900Nomor pengirim SMS, yang jika diterjemahkan adalah +628563619400
00Pengenal protokol, dalam hal ini adalah 0
00Skema pengkodean SMS, juga bernilai 0
506020 311331 80Waktu pengiriman, yang berarti 05-06-02 (2 Juni 2005), dan jam 13:31:13. Sedangkan 80 adalah Timezone yang digunakan.
04Panjang dari pesan SMS, dalam hal ini adalah 4 huruf (dalam mode 7 bit).
C830FB0DPesan SMS dalam mode 7 bit. Jika diterjemahkan kedalam 8 bit, lalu dirubah ke ASCII, maka didapat pesan 'Halo'

Yah, itu adalah sekilas tentang PDU, yang sering dihadapi untuk berurusan dengan SMS. Kecuali jika HP yang anda gunakan mendukung AT+CMGF=1, yang berarti kita dapat berkomunikasi dengan HP dalam Mode Teks! seperti HP saya, SE T610 :-)
Kalau menggunakan mode teks, anda tidak berurusan dengan PDU, meski antara HP dengan operator masih menggunakan PDU.

Secara online, anda dapat menerjemahkan PDU kedalam mode teks, dengan menggunakan link ini: http://home.student.utwente.nl/

Koneksi ke PC

Selanjutnya, adalah menghubungkan HP anda dengan PC. Banyak alternatif untuk itu, diantaranya:

Yang sangat perlu diperhatikan, jika anda menggunakan kabel data sebagai alat koneksi, silakan lakukan di Windows 98, karena Direct Port Programming di Windows XP/2000 sangat rumit, dan tidak menjamin kebenarannya :-)

Anda boleh menggunakan HP jenis apapun, yang penting punya kabel datanya, dan musti support AT-Command.
Dulu saya sempat debat sama temen saya, tentang apakah semua HP support AT-Command. Sampai saat ini saya masih percaya kalau ada HP yang tidak support AT-Command.

HP yang saya gunakan adalah Siemens C35i, dengan kabel data serial hasil pinjaman :-)

Setelah punya HP dan kabelnya, silakan pasang ditempat yang seharusnya, dan pastikan HP dalam keadaan nyala.

Jika anda menggunakan IrDA atau Bluetooth, pastikan bahwa sudah tercipta port COM (biasanya dengan nomor tertinggi, misal COM4 atau COM5).

Programming

Silakan buka Borland Delphi. Saya sarankan untuk memakai Delphi versi 6 ke atas, karena ada fungsi SecondsBetween yang saya sukai :-)

Ketika pertama kali masuk delphi, ada 1 komponen yang mesti kita install terlebih dahulu, yaitu MS-Comm, yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Port COM. Cara instalasi adalah sebagai berikut:

Setelah Active-X terinstall, pada Tab Palette Active-X, akan muncul sebuah tombol dengan gambar telepon. Klik dan letakkan komponen tersebut pada Form, maka akan tercipta sebuah obyek dengan nama MSComm1.

Komunikasi

Buat sebuah tombol (Command Button) pada Form, beri caption 'Konek'. Lalu pada event On-Click tombol tersebut, ketik program berikut ini:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var     waktu: tDateTime;
	buffer: string;
	konek: boolean;
begin
  if MSComm1.PortOpen then 
      MSComm1.PortOpen := false;
  MSComm1.CommPort := 1;  
        // isi dengan nomor COM 
	//  yang terhubung ke HP,
	//  misal COM1, isi dengan 1
  MSComm1.Settings := '19200,N,8,1'; 
	// sesuaikan baudrate
	// dengan HP anda.
	// kebanyakan support 19200
  MSComm1.InputLen := 0;
  MSComm1.PortOpen := true;

  Sleep(800);
  waktu := now;
  repeat
    MSComm1.Output := 'ATE1'#13;
    buffer := '';
    repeat
	buffer := buffer + MSComm1.Input;
    until (Pos('OK', buffer) > 0) or 
                  (Pos('ERROR', buffer) > 0)
	or (secondsbetween(waktu, now) > 10);
  until (Pos('OK', buffer) > 0) or 
           (secondsbetween(waktu, now) > 10);
  Konek := (Pos('OK', buffer) > 0);
  If Konek Then
	MessageDlg('Sukses konek ke HP', 
		mtInformation, [mbOk], 0)
  else
	MessageDlg('Tidak dapat konek ke HP',
		mtError, [mbOk], 0);
end;

Jalankan program, semoga tidak error. Lalu tekan tombol Button1. Jika koneksi sukses, yaitu jika HP merespon perintah 'ATE1' dengan ucapan 'OK', berarti koneksi dengan HP telah berhasil. Jika tidak, mungkin terjadi kekeliruan pada kabel, nomor Port atau setting BaudRate. Silakan dicek.

Membaca SMS

Berikutnya adalah membaca SMS.

Silakan tambahkan obyek Memo pada form, dan tambahkan tombol Button2, kemudian tuliskan kode ini pada event OnClick Button2:

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
var     waktu: tDateTime;
	buffer: string;
begin
  MSComm1.Output := 'AT+CMGL=1' + #13;
  Sleep(500);
  waktu := now;
  repeat
    buffer := MSComm1.Input;
    Memo1.Text := Memo1.Text + buffer;
  until (pos(sOK, s) > 0) or (pos(sERROR, s) > 0) or
    (SecondsBetween(waktu,now) > 180);
end;

Jika program dijalankan, lalu ditekan tombol Button2, maka program akan mengirim perintah AT+CMGL=1 ke HP, yang berarti, 'berikan aku daftar SMS yang ada di Inbox'. Sehingga nantinya semua isi Inbox akan dikirimkan ke program, tetapi masih dalam format PDU.

Untuk menterjemahkan dari PDU menjadi teks, diperlukan rutin lagi. Silakan download source baca SMS, yang merupakan unit untuk membaca SMS

Silakan gunakan unit tersebut pada aplikasi anda ini, lalu buat tombol Button3. Pada event OnClick Button3, tulis program singkat ini:

procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
begin
	CekSMS(Memo1);
end;

Ketika tombol Button3 ditekan, maka SMS dalam Inbox dan SMS baru, akan dimasukkan kedalam Memo1.

Berikut ini ketentuan AT+CMGL,

Daftar lengkap perintah AT-Command dapat diperoleh disini: namun kadang ada HP yang tidak support AT-Command tertentu.

Penutup

Artikel cara pengiriman SMS dapat dilihat di Mengirim SMS dari PC.

Silakan kirim kritikan, saran atau pertanyaan ke aryo.sanjaya@gmail.com, terima kasih.

(Aryo Sanjaya)

Daftar Komentar

yana

azaz_ypt@...  Kamis Wage, 21 Juli 2005
hai makasih yach atas infonya bisa email gach ke saya untuk coding lengkapnya thanks

Aryo Sanjaya

aryo.sanjaya@...  Jum'at Kliwon, 22 Juli 2005

achmadi

achma_di@...  Rabu Pahing, 16 November 2005
informasi yang anda berikan sangat membantu dalam mengerjakan tugas saya. semoga bisa dikembangkan untuk aplikasi-aplikasi lainya. InsyaAlloh.

Mursalim hsd

mursalim_hsd@...  Kamis Kliwon, 24 November 2005
Thanx a lot for your article

Kamal

kmldn@...  Minggu Pon, 27 November 2005
BAGUS, TAPI SY BELUM MENCOBANYA, BERHASIL ATAU TIDAK........

Aryo Sanjaya

aryo.sanjaya@...  Senin Wage, 28 November 2005
Terima kasih atas komentarnya... Silakan dicoba, nanti kalo ada masalah mohon diinfokan, agar kita bisa saling mengkoreksi... ^_^

sri

sri_mo3l@...  Rabu Legi, 30 November 2005
Setelah saya install komponen mscomm, saat komponen tsb diletakkan pada Form muncul error : License information for TMSComm not found. You cannot use this control in design mode bagaimana cara mengatasi hal tsb?

Aryo Sanjaya

aryo.sanjaya@...  Rabu Legi, 30 November 2005
Dear Sri, Memang hal itu sering terjadi. Salah satu solusinya adalah dengan melakukan register ulang component yang bersangkutan. Masuk ke direktori WINDOWSSYSTEM32 (XP/200) atau WINDOWSSYSTEM (98). Ketikkan perintah: regsvr32 MSCOMM32.OCX Kalau misalnya hal itu tidak berhasil, cara paling pasti berhasil adalah dengan menginstal Visual Basic di komputer tersebut :(

sri

sri_mo3l@...  Kamis Pahing, 1 Desember 2005
trims atas responnya. Sebelumnya cara 1 sudah saya coba tapi tidak berhasil. kmd saya coba tambahakan pada registry [HKEY_CLASSES_ROOTLicenses
4250E830-6AC2-11cf-8ADB-00AA00C00905] @ = "kjljvjjjoquqmjjjvpqqkqmqykypoqjquoun" ternyata berhasil tanpa harus install VB. Ok sekarang saya mau coba aplikasinya.

Aryo Sanjaya

aryo.sanjaya@...  Kamis Pahing, 1 Desember 2005
Wah, terima kasih, itu info baru buat saya. Selama ini kalo ketemu masalah kayak gitu, saya punya aplikasi kecil untuk mem-fix-kannya. Tapi dengan cara sampean, saya rasa lebih cepat dan praktis. Ok, terima kasih lagi ^_^


URL: http://bengkelprogram.com/data-artikel-116.0.bps